
ÂAl Nassr menunjukkan betapa mengerikannya kedalaman skuad yang mereka miliki saat ini. Mereka sukses membantai juara Tajikistan, FC Istiklol, dengan skor telak 5-0 di Liga Champions Asia 2.
Kemenangan ini terasa lebih istimewa karena diraih tanpa kehadiran megabintang Cristiano Ronaldo. Bahkan, nama-nama top seperti Sadio Mane dan Marcelo Brozovic memulai laga dari bangku cadangan.
Meski begitu, dominasi Al Nassr sama sekali tidak terbantahkan sejak menit pertama. Justru para pemain pengganti yang masuk di babak kedua sukses mengubah laga menjadi panggung pesta gol.
Hasil ini menjadi pesan kuat bagi seluruh rival di kompetisi Asia. Al Nassr membuktikan bahwa kekuatan mereka tidak hanya bertumpu pada satu atau dua nama besar saja.
Dominasi Mutlak Sejak Awal Laga
Bermain di kandang sendiri, Al Nassr langsung mengambil alih kendali permainan. Mereka menekan tanpa henti dan menunjukkan alur serangan yang sangat cair sejak peluit dibunyikan.
Pesta gol dibuka oleh Abdulrahman Ghareeb pada menit ke-14 melalui tembakan kaki kanannya. Ghareeb benar-benar menjadi momok bagi pertahanan lawan sepanjang pertandingan.
Hanya tiga menit berselang, Angelo sukses menggandakan keunggulan tim tuan rumah. Gol ini tercipta berkat kreasi brilian dari Ghareeb yang tampil sebagai Man of the Match.
Babak pertama pun ditutup dengan skor 2-0 dan dominasi total Al Nassr. Mereka bahkan mencatatkan penguasaan bola hingga 76 persen.
Panggung Pembuktian Lapis Kedua
Memasuki babak kedua, Al Nassr sama sekali tidak mengendurkan tempo serangan mereka. Pemuncak klasemen Liga Arab Saudi ini terus mendikte jalannya pertandingan.
Keunggulan mereka semakin menjauh pada menit ke-59. Kali ini giliran gelandang Wesley yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari Sultan Al Ghanam.
Para pemain yang dipercaya tampil sejak awal berhasil membuktikan kualitasnya. Mereka menunjukkan bahwa Al Nassr memiliki pelapis yang lebih dari cukup untuk bersaing di level tertinggi.
Kemenangan ini sudah hampir dipastikan bahkan sebelum para pemain bintang dimasukkan. Ini menjadi bukti nyata meratanya kualitas di dalam skuad asuhan Jorge Jesus.


