
Kabar buruk datang bagi Timnas Argentina jelang persiapan mereka mempertahankan gelar juara dunia. Ancaman Nicolas Otamendi absen di Piala Dunia 2026 kini menjadi sebuah kemungkinan yang nyata.
Bek veteran tersebut harus diusir wasit saat laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Ia mendapat kartu merah langsung akibat pelanggaran profesional yang dilakukannya.
Akibatnya, hukuman skorsing Otamendi berpotensi terbawa hingga ke laga pembuka turnamen. Ini tentu menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Lionel Scaloni.
Lantas, bagaimana bunyi aturan FIFA yang menjeratnya dan adakah harapan baginya untuk tetap tampil? Simak ulasan mendalamnya di bawah ini, Bolaneters.
Argentina melakoni laga tandang ke Guayaquil untuk menghadapi Ekuador. Pertandingan ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian Kualifikasi zona CONMEBOL.
Petaka bagi La Albiceleste datang pada menit ke-31 babak pertama. Otamendi terpaksa menjatuhkan Enner Valencia yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper.
Melihat pelanggaran tersebut, wasit Wilmar Roldan tanpa ragu langsung mengeluarkan kartu merah. Akibatnya, Argentina harus melanjutkan perjuangan dengan sepuluh orang pemain saja.
Dalam laga ini, Lionel Messi memang sengaja diistirahatkan dan ban kapten dipercayakan kepada Otamendi. Setelah diusir, ban kapten sempat beralih ke Rodrigo De Paul sebelum akhirnya dikenakan oleh Emi Martinez.
Aturan FIFA yang Menjerat
Kartu merah yang diterima Otamendi langsung memunculkan pertanyaan besar terkait status hukumannya. Pasalnya, ini adalah pertandingan resmi terakhir Argentina sebelum putaran final Piala Dunia 2026.
Berdasarkan regulasi FIFA, hukuman kartu merah di laga resmi akan terbawa ke laga resmi berikutnya. Perlu dicatat, pertandingan persahabatan tidak dihitung untuk menjalani skorsing tersebut.
Menurut Pasal 69 Kode Disiplin FIFA mengenai “Membawa hukuman skorsing pertandingan”: “Skorsing pertandingan yang dijatuhkan sehubungan dengan pengusiran yang dikeluarkan terhadap seorang pemain di luar sebuah kompetisi… dibawa ke pertandingan resmi tim perwakilan berikutnya.”
Aturan ini secara jelas menyatakan bahwa Otamendi harus menjalani hukumannya di laga resmi selanjutnya. Itu berarti ia tidak akan tersedia untuk pertandingan pertama babak grup Piala Dunia 2026.



